Skip to main content

Posts

Showing posts with the label sejarah

Kembang Lampir Di Girisekar Panggang,Pertapaanya Pendiri Kerjaan Mataram

 Kembang Lampir Di Girisekar Panggang Pertapan Kembang Lampir merupakan tempat semedi atau tapa atau laku prihatin Ki Ageng Pemanahan saat mencari petunjuk mengenai wahyu keraton. Kedua keturunan Brawijaya V, Ki Ageng Pemanahan dan Ki Ageng Giring III dalam rangka melaksanakan petunjuk Sunan Kalijaga berkelana mengunjungi tempat yang sekarang disebut Gunungkidul. Ki Bagus Kacung, nama muda Ki Ageng Pemanahan lantas menempati lokasi yang sebutan awalnya Kembang Semampir, sementara Ki Ageng Giring III di Sodo, Paliyan. Meski berlainan tempat, keduannya mendapat petunjuk bahwa wahyu keraton terdapat di sebuah kelapa muda/ degan dengan sebutan Gagak Emprit dari pohon kelapa yang ditanam Ki Ageng Giring III. Singkatnya, Ki Ageng Pemanahanlah yang meminum degan tersebut, maka keturunan dialah yang bertahta menjadi raja Kerajaan Mataram yang ia dirikan. Setelah keturunan ke-7, sesuai kesepakatan keduanya, barulah raja berikutnya berasal dari keturunan Ki Ageng Giring III.Pertap...

Zakat Harta dan Macam-Macam Zakat

Zakat Harta, Macam-Macam Zakat, Syarat Zakat dan Manfaat Zakat Macam macam Zakat ada 2, yaitu zakat maal (harta) dan zakat fitrah (jiwa). Menurut Muhammad Daud Ali, Pengertian Zakat Maal adalah bagian dari harta seseorang atau badan hukum yang wajib diberikan kepada orang-orang tertentu setelah mencapai jumlah minimal tertentu dan telah dimiliki selama jangka waktu tertentu pula. Daud Ali juga mengemukakan Pengertian Zakat Fitrah adalah zakat yang diwajibkan pada akhir puasa ramadhan, hukumnya wajib atas setiap orang muslim, kecil atau dewasa, laki-laki atau perempuan, budak atau merdeka. Dalam Undang-undang tentang Pengelolaan zakat No. 38 tahun 1998, Pengertian Zakat Maal ialah bagian dari harta yang disisihkan oleh seorang muslim atau badan yang dimiliki orang muslim sesuai ketentuan agama untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya. Undang-undang tersebut juga menjelaskan mengenai Pengertian Zakat Fitrah merupakan sejumlah bahan pokok yang dikeluarkan pada bulan ra...

Sejarah Perang Diponegoro : Perang untuk Kemuliaan Islam

Sejarah Perang  Diponegoro : Perang untuk Kemuliaan Islam Assalamualikum Wr  Wb Apa kabar Sahabat setia  Alkarmosite?muga kabar baik untuk kita semua.Nah pada kesempatan kali ini mimin akan menyapaikan artikel mengenai tentang Sejarah perang  Diponegoro tauitu perang untuk kemuliaan Islam.Mungkin Belum banyak yang mengetahui sejarah perang Pangeran Diponegoro dan pada kesempatanj ini mimin akan mengulas tuntas mengenai sejarah dan tujuan perang Pangeran Diponegoro untuk bangsa indonesia serta untuk Kemuliaan Islam.Langsung saja tidak usah basa-basi lagi simak penjalsannya pada artikel di bawah ini .  Banyak penutur sejarah yang mengatakan bahwa perang Diponegoro dipicu oleh perang dinasti antara kesultanan Mataram dan Surakarta dan masalah patok kuburan leluhurnya yang dilanggar. Namun kajian lain mengatakan tidak demikian. Pemikiran sejarah haruslah logis, kata Hacket Fischer, agar mencegah kekeliruan penuturan sejarah. Logikanya, butuh lebih dari itu...

CERITA DAN KISAH 3 MURID TJOKROAMINOTO

Kisah 3 murid Tjokroaminoto: Soekarno, Semaoen, Kartosoewirjo Kisah 3 murid Tjokroaminoto ini merupakan kelanjutan dari postingan mimin yang kemarin tentang perjalanan HOS Tjokroaminoto.HOS Tjokroaminoto mempunyai 3 murid yang sangat berpengaruh dalam sejarah bangsa indonesia, mereka bertiga menjadi pelaku sejarah yang tak akan terlupakan bagi bangsa indonesia dan akan selalu di kenang selamanya.Agar tidak penasaran mari simak penjelasannya di bawah ini yuk mari. Jauh sebelum mereka memilih jalan hidupnya masing-masing, tiga tokoh terkenal yaitu  Soekarno, Semaoen, dan Kartosoewirjo pernah tinggal bersama. Mereka pernah menjadi murid dari pemimpin Sarekat Islam Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto. Di sebuah jalan kecil bernama Gang Paneleh VII, di dekat Sungai Kalimas, Surabaya, rumah Tjokroaminoto berada. Rumah yang  bernomor 29-31.Setelah menjadi pemimpin SI yang anggotanya lebih dari 2,5 juta orang, Tjokroaminoto yang saat itu berusia 33 tahun tidak memiliki pengha...

PERJALANAN SEJARAH HOS TJOKROAMINOTO

Tjokroaminoto merupakan  anak kedua dari 12 bersaudara. Ayah  Tjokroaminoto bernama R.M. Tjokroamiseno, salah seorang pejabat pemerintahan pada saat itu. Sedeangkan Kakeknya bernama , R.M. Adipati Tjokronegoro, pernah juga menjabat sebagai bupati Ponorogo. H.U.S Cokroaminoto, dilahirkan didesa Bakur, daerah Madiun pada tanggal, 20 Mei Tepat pada waktu Gunung Krakatau meletus. Tamat sekolah rendah ia meneruskan pendidikannya ke OSVIA Magelang, tamat di OSVIA  pada tahun 1902 dan menjadi juru tulis sampai 1095. Antara tahun 1907 – 1910 ia bekerja pada Firma Coy & CO di Surabaya, disamping meneruskan pada Burgelijek Avondschool bagian mesin. Bekerja sebagai masinis pembantu, kemudian ditempatkan dibagian kimia pada pabrik gula di kota tersebut ( 1911 – 1912 ) dengan lahirnya serikat Islam pada tahun 1912, mulailah Cokroaminoto membuat cariere. Rencananya Serikat Dagang Islam H Samanhudi, didirikan pada tahun 1909 dan hanya terbatas...